Panorama Alam

Panorama Alam
Desa Talibeng, Kabupaten Karangasem, Bali

Jumat, 29 Oktober 2010

MENYIMAK KAJIAN CLIFFORRD GEERTZ DALAM BUKU: PENJAJA DAN RAJA

DALAM BUKU: PENJAJA DAN RAJA


Oleh

I Gusti Ngr Jayanti

I. PENDAHULUAN

Seorang ahli antropologi yaitu Clifforrd Geertz telah melakukan suatu penelitian yang komparatif mengenai dua daerah di Indonesia, yaitu di Jawa Timur dan Bali. Dalam penelitian yang dilakukannya, Geertz memfokuskan pada kehidupan masyarakat pedagang dan masyarakat ningrat yang masing-masing tinggal di “Mojokuto” dan Tabanan. Dalam hasil penelitiannya Geertz menggambarkan bahwa kedua golongan masyarakat ini, walaupun memiliki latarbelakang yang berbeda, tampaknya memiliki pola pertumbuhan yang serupa sebagai golongan “entrepreneurs” yang muncul di tengah masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi benturan atau transisi kearah modernisasi.

Senin, 25 Oktober 2010

PARTISIPASI MASYARAKAT BALI DALAM UPACARA PANCA BALI KRAMA DI BESAKIH


 DALAM UPACARA PANCA BALI KRAMA DI BESAKIH

Oleh
A.A Gde Rai Gria


Abstrak
             Pura Besakih merupakan pura terbesar di Bali yang merupakan pura Dang Kahyangan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Di Pura Besakih inilah diselenggarakan “Upacara Karya Agung Panca Bali Krama”.Upacara ini mrupakan Upacara Dewa Yadnya sebagai upacara korban suci yang dilakukan untuk memohon kepada Tuhan agar seluruh masyarakat yang ada di muka bumi ini mendapat keselamatan. Dalam upacara berlangsung ribuan pamedek ( pangunjung ) datang dari siang hingga malam. Mereka tidak saja datang ke Pura Besakih untuk sembahyang tetapi ikut berpartisipasi ngaturan ayah ( berkerja  ) membuat sarana upacara, mereresik (bergotong royong membersihkan areal pura ), ngaturan punia dan masih banyak lagi ngayah yang lainnya dari berbagai intansi pemerintah dan wilayah-wilayah sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan oleh panitia upacara. Ini sebagai cermin kesadaran masyarakat Bali untuk beryadnya dengan rasa memiliki dan rasa kebersamaan yang tinggi. 
Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat dan Upacara Panca Bali Krama.

Selasa, 05 Oktober 2010

Dasar Filsafat Agama-agama Dalam Rangka Menciptakan Keindahan Multikulturalisme di Indonesia

Resensi Buku
Judul : Dasar Filsafat Agama-agama Dalam Rangka Menciptakan Keindahan Multikulturalisme di Indonesia
Pengarang : I Wayan Watra
Penerbit : Paramita, Surabaya
Tahun terbit : 2005
Tebal Buku : x + 182 hal ; 12,5 x 18,5 cm
Oleh :
I Gusti Ngurah Jayanti



Buku ini awali dengan mendeskripsikan perkembangan filsafat. Di tanah Yunani sebelum tahun masehi ahli-ahli pikir mencoba menerka teka-teki alam yang melingkupi serta dengan isinya. Zaman itu pemikiran tentang alam masih dalam mitos dan kepercayaan. Kemudian ahli-ahli pikir tidak puas keterangan itu lalu mencoba mencari keterangan melalui budinya. Pada abad ke enam sebelum masehi di kota kecil melitos, para ahli mempelajari mencari inti alam. Adapun tokoh-tokohnya yaitu: Thales, berpendapat bahwa dasar pertama inti sari alam adalah air, kemudian Anaximenes mengatakan bahwa inti sari alam adalah udara, kemudian Pitagoras mengatakan bahwa dasar pertama dari segala sesuatu adalah bilangan. Hiroklitos, bahwa di dunia ini segala sesuatu itu adalah berubah yang disebabkan oleh api. Paraminendes, mengingkari gerak artinya tidak ada perubahan yang di sebut dengan “filsafat Ada” atau abadi.

FILSAFAT CINA (SEJAK CONFUCIUS SAMPAI HAN FEI TZU) Penerbit : LIBERTY, YOGYAKARTA Jumlah Halaman 220

BOOK RIVEW
SEJARAH RINGKAS FILSAFAT CINA
(SEJAK CONFUCIUS SAMPAI HAN FEI TZU)
Penerbit : LIBERTY, YOGYAKARTA
Jumlah Halaman 220


I Gusti Ngurah Jayanti

Filsafat ialah pemikiran sistematik, refleksif mengenai kehidupan. Seorang filsuf harus berfilsafat; ini artinya, ia harus berfikir secara refleksif mengenai kehidupan, dan kemudian mengungkapkan pemikirannya secara sistematik. Jenis pemikiran refleksif menekankan pada kehidupan menjadi objek. Teori mengenai alam semesta timbul, karena alam semesta merupakan latar belakang kehidupan. Teori mengenai pengetahuan muncul, karena pemikiran itu sendiri merupakan pengetahuan. Para filsuf menyebut alam semesta ialah keseluruhan segala sesuatu yang ada. Hal ini sesuai dengan apa yang disebut “Ketunggalan Agung” oleh seorang filsuf Cina kuno bernama Hui Shih.

RESUME BUKU Judul: Logika Selayang Pandang, Penerbit Kanisius, Jl. P. Senopati 24 Yogyakarta, Tahun 1983

RESUME BUKU
Judul: Logika Selayang Pandang, Penerbit Kanisius,
Jl. P. Senopati 24 Yogyakarta,
Tahun 1983



Logika ialah ilmu pengetahunan dan kecakapan untuk berpikir lurus (tepat). Ilmu pengetahuan ialah kumpulan pengetahuan tentang pokok yang tertentu. Kumpulan tersebut, merupakan suatu kesatuan yang sistematis serta memberi penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu logika juga merupakan suatu keterampilan untuk menerafkan hokum-hukumpemikiran dalam praktek. Inilah sebabnya logika disebut filsafat yang praktis. Berpikir adalah objek material logika. Berpikir di sini ialah kegiatan pikiran, akal budi manusia.

“NINETEENTH CENTURY BALI”

REVIEW
“NINETEENTH CENTURY BALI”

Oleh
I Gusti Ngurah Jayanti



Belanda melihat pulau Bali pada awalnya penuh dengan kekerasan. Hal ini dapat di buktikan dengan perdagangan manusia (budak) yang diperjualbelikan. Bali ditenggrai pula menjadi pasar perbudakan terbesar dikepulauan. Peperangan internal juga sering terjadi mengakibatkan pulau ini tidak pernah berhenti dari konflik. Pertengahan abad ke-19 T.S. Raffles (1871) dan J. Cawford (1820), mewacanakan Hindu Bali. Image terus di bangun untuk untuk mengentalkan suatu identitas Bali. Ide bahwa Jawa Hindu Kuno dapat ditemukan kembali di Bali.

Review Book: MENUJU PEMAHAMAN PRILAKU BUDAYA BERFILSAFAT MELALUI MEDITASI

Review Book:

MENUJU PEMAHAMAN PRILAKU BUDAYA
BERFILSAFAT MELALUI MEDITASI

Oleh
Cok Istri Suryawati

Filsafat secara harfiah philosohia yang artinya “mencari kebijaksanaan” hingga pada pemikiran yang kritis atau mencari hakikat sesuatu dikalangan akademis disebut sebagai ilmu kritis. Walaupun demikian filsafat telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik dari segi arti maupun peran dan fungsinya, khusus bagi perkembangan manusia dan ilmu pengetahuan. Meditasi sebagai salah satu bentuk kehidupan manusia yang bertujuan untuk mencari ketenangan, kebahagiaan dengan cara tertentu, merupakan bagian dari perilaku manusia yang bermakna, yang juga merupakan bagian dari kebudayaan suatu bangsa atau kebudayaan manusia.

PERBANDINGAN FILSAFAT INDIA, CINA DAN ISLAM

PERBANDINGAN FILSAFAT INDIA, CINA DAN ISLAM


Oleh
I Gusti Ngurah Jayanti

Perbandingan yang dimaksud dalam tugas ini bukan bertujuan untuk membandingkan dalam artian mencari pertentangan, menimbang bobot, kwalitas, kebenaran dan lainnya tentang filsafat India, Cina dan Islam. Melainkan bertujuan untuk dapat mengetahui keberadaan tentang isi dari masing-masing filsafat tadi, selanjutnya mengitegrasikan dan memanfaatkan saling melengkapi. Sebab dalam prediksi penulis, tentu terdapat kelebihan dan kekurangan,nilai positif dan negatif, antara pandangan filsafat India, filsafat Cina dan fisafat Islam. Atas dasar itu alangkah bijaksananya apabila ketiga pandangan filsafat itu dapat saling melengkapi, sehingga dapat mengantarkan pola pemikiran dan tindakan manusia pada hal-hal keberadaban.

PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN DALAM UPAYA MEMBERANTAS KEMISKINAN

PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT
PEDESAAN DALAM UPAYA MEMBERANTAS KEMISKINAN
Oleh
I Gusti Ngurah Jayanti

1.1 Latar Belakang
Pada hakekatnya kebijakan-kebijakan pembangunan ekonomi selalu ditujukan untuk mempertinggi kesejahteraan dalam arti yang seluas-luasnya, kegiatan pembangunan ekonomi selalu dipandang sebagai bagian dari keseluruhan usaha pembangunan yang dijalankan oleh suatu masyarakat. Pembangunan ekonomi hanya meliputi usaha suatu masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi dan mempertinggi tingkat pendapatan masyarakatnya, sedangkan keseluruhan usaha-usaha pembangunan meliputi juga usaha-usaha pembangunan sosial, politik, dan kebudayaan. Begitu konfleknya pembangunan ekonomi perlu adanya pembatasan agar dapat lebih dipahami. Pembatasan itu dapat berupa pendefinisian: Menurut (Sukirno, 1985) pembangunan ekonomi pada umunnya sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita penduduk sesuatu masyarakat meningkat dalam jangka panjang. Sejalan juga apa yang dikatakan Todaro, 1981: 96-97) bahwa pembangunan ekonomi sebagai suatu proses multidimensional yang mencakup perubahan struktur, sikap hidup, dan kelembagaan, selain mencakup peningkatan pertumbuhan ekonomi, penguraian ketidakmerataan distribusi pendapatan dan pemberantasan kemiskinan. Pembangunan sangat berdekatan dengan “modernisasi”, “indutrialisasi” dan “pertumbuhan”.

BAKSO KRAMA BALI, REPRESENTASI ETNIS DAN IDENTITAS

BAKSO KRAMA BALI, REPRESENTASI
ETNIS DAN IDENTITAS

Oleh
I Gusti Ngurah Jayanti

1.1 PENDAHULUAN
Tampaknya tidak dapat terhindari lagi etnosentrisme kedaerahan telah muncul kepermukaan dan semakin mengental dalam sebuah entitas. Kemunculnya itu salah satunya dalam wujud letupan-letupan sentimenil sosial. Keadaan ini walaupun tidak secara terang-terangan melakukan konfrontasi terhadap mereka yang bukan penduduk “asli” (pendatang), tetapi indikasi tersebut telah berkembang secara perlahan di tengah-tengah kondisi krisis identitas “ke-bali-an” orang Bali dewasa ini. Ini berarti ada indikasi ke arah telah terjadinnya resistensi pada orang Bali itu sendiri. Kendati demikian, resistensi yang terjadi dalam struktur sosial masyarakat Bali, sebenarnya telah lama terjadi, dan itu telah menjadi bagian dari histories cultural. Resistensi berwujud dalam berbagai bentuknya. Seperti halnya pada zaman Bali kuno bentuk resistensi diwujudkan lewat perlawanan feodalisme dan persaingan antara mereka yang dapat menduduki wilayah teritorial sebagai batas demarkasi dan tanda atau simbol kekuasaan. Pada zaman revolusi Indonesia, resistensi lebih dimaknai dan diarahkan lewat perlawanan fisik dan konfrontasi langsung terhadap bentuk-bentuk kolonialisme.

Peta